Dua Truk Fuso Kecelakaan Maut di Jalinsum Lamsel, 3 Orang Tewas
Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di KM 21, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu (31/12/2025). Insiden tragis ini melibatkan dua unit truk Fuso dan mengakibatkan tiga orang meninggal dunia serta lima lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa nahas tersebut bermula saat sebuah truk Fuso yang melaju dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman. Kendaraan bermuatan besar itu kemudian tak terkendali dan menabrak truk lain yang sedang berhenti di pinggir jalan untuk perbaikan.
Kasatlantas Polres Lampung Selatan, Iptu I Made Agus Dwi Dayana, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Benar, saya bersama Kanit Gakkum dan personel Satlantas Polres Lampung Selatan turun langsung ke tempat kejadian perkara untuk membantu proses evakuasi korban serta mengatur arus lalu lintas,” ujarnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kerusakan sistem pengereman pada salah satu truk Fuso. Akibat benturan keras tersebut, total delapan orang menjadi korban. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Adapun identitas para korban dalam kecelakaan maut di Jalinsum Lampung Selatan adalah sebagai berikut:
Ahmad Zainul (43), pengemudi truk box putih asal Grobogan, Jawa Tengah, mengalami luka ringan.
Rebo Bukhori (65), pengemudi truk Fuso hijau, warga Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, mengalami luka berat.
Rino Sujatmiko (13), penumpang truk Fuso, pelajar asal Panjang, Bandar Lampung, mengalami luka berat.
Rian (18), kenek truk Fuso, warga Tanjung Bintang, Lampung Selatan, meninggal dunia.
Tiar (20), pengantar makanan untuk kendaraan mogok, warga Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, meninggal dunia.
Deni Febrianto (18), pengantar makanan sekaligus pelajar, warga Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, mengalami luka ringan.
Hayani (42), mekanik, warga Merbau Mataram, Lampung Selatan, mengalami luka ringan.
Ardian (40), mekanik, warga Merbau Mataram, Lampung Selatan, meninggal dunia.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus mengantisipasi kejadian serupa di jalur rawan tersebut.

Posting Komentar